Daya tarik pantai Koka Maumere

Daya tarik Pantai Koka Maumere
Pulau Flores memang tidak pernah habis dalam menyuguhkan pesona alam yang luar biasa, termasuk pantai Koka. Banyaknya wisatawan yang tertarik untuk berkunjung ke pulau Flores membuat beragam oleh-oleh khas dibuat dan salah satunya adalah kopi Flores.

Kopi Flores menjadi oleh-oleh yang wajib Anda bawa pulang karena cita rasa dan kelezatan yang dimilikinya. Belum lagi dengan kenangan berharga yang muncul saat Anda menyeduh dan meminum kopi tersebut.

Popularitas yang dimiliki pantai Koka

Meskipun tidak seramai pantai Ancol, pantai dari Flores ini juga tak kalah ramai, terutama saat musim libur. Bukan hanya wisatawan lokal yang sering berkunjung, tapi juga wisatawan dari luar pulau Flores yang rela jauh-jauh untuk datang dan menikmati suasana dari pantai Koka.

Saat ini, pantai yang berada tidak jauh dari Maumere ini mulai diminati oleh para wisatawan, baik lokal, domestik hingga wisatawan internasional. Pesona alam yang dimiliki oleh pantai ini adalah dengan adanya pasir pantai yang putih dan bersih kemudian air laut yang masih jernih.

Belum lagi dengan tebing-tebing karang yang mengelilingi pantai membuat pemandangannya jauh lebih menawan. Jika kita lihat sekilas, pantai ini memiliki kemiripan dengan Tanjung Aan di Lombok.

Kelebihan dari pantai ini adalah memiliki ombak yang tenang karena merupakan dua teluk kecil yang berpadu membentuk tanjung. Kita pun bisa mengajak keluarga dan bermain air bersama, namun tetap saja kita harus berhati-hati saat bermain air di pantai ini.

Mitos yang beredar di lokasi wisata

Menikmati pemandangan laut akan terlihat pulau kecil di seberang laut. Pasalnya, pulau itulah yang bernama pulau Koka. Dari mitos yang beredar, ada ular-ular laut yang tidak berbisa yang tinggal di pulau Koka tersebut.

Ular laut yang berwarna loreng itu pada dasarnya memiliki bisa, namun berbeda dengan apa yang dikatakan oleh masyarakat setempat. Meski demikian, pamali bagi masyarakat untuk membunuh ular-ular tersebut.

Selain itu, ada cerita lain yang telah beredar di tengah masyarakat dimana pada zaman dulu terdapat dua orang nelayan yang sedang menjala ikan di pulau Koka, tapi ternyata yang terjala adalah ular.

Kemudian kedua nelayan tersebut membunuh ular yang terjala itu dan pasalnya keesokan harinya, salah satu dari nelayan itu meninggal karena jatuh dari pohon kelapa.

Sementara satu nelayan yang lain menjadi gila. Meskipun tidak diterima nalar, tapi masyarakat setempat mempercayai hal tersebut. Para wisatawan pun harus menghormati kepercayaan tersebut dengan mengikuti peraturan yang ada di tempat tersebut.

Fasilitas tempat wisata pantai Koka

Terlepas dari segala cerita mitos yang beredar di masyarakat, pantai Koka memiliki keindahan yang luar biasa. Sayangnya, fasilitas di tempat wisata tersebut masih terbilang minim karena belum ada campur tangan pemerintah secara maksimal.

Tapi, melalui potensi alam yang dimiliki, bisa dipastikan bahwa, tempat wisata ini akan berkembang menjadi destinasi favorit bagi banyak wisatawan. Hingga nantinya bisa ramai seperti tempat wisata yang sudah populer saat ini.

Seiring dengan banyaknya wisatawan yang berdatangan, penduduk lokal bersama wisatawan harus tetap menjaga keaslian pantai dan lingkungannya. Sehingga kebersihan dan pemandangan asli masih bisa kita nikmati untuk beberapa tahun kemudian.

Berada di pantai, mungkin Anda akan merasakan kepanasan dan terik matahari sehingga air kelapa bisa menjadi teman yang tepat. Kesegaran dari air kelapa ini mampu menghilangkan dahaga kita.

Sambil menikmati pemandangan yang menakjubkan, bermain air atau duduk-duduk di tepi panti, kita bisa sambil menikmati air kelapa dengan tambahan es agar lebih segar. Anda juga bisa merasakan nikmatnya pisang goreng dari warung makan sekitar.

Akses menuju lokasi wisata pantai Koka

Untuk bisa mencapai pantai penuh pesona ini, Anda bisa melalui jalur penerbangan dari Jakarta ke Kupang. Kemudian terdapat dua cara yang bisa Anda pilih, Cara pertama adalah menyewa mobil setelah landing di Maumere untuk menuju pantai.

Jarak yang tidak terlalu jauh membuat kita hanya membutuhkan dua jam perjalanan. Cara kedua adalah dari Kupang ke Ende dengan menyewa mobil overland ke pantai Koka. Semoga bermanfaat..

Comments