Taman Nasional Laiwangi Wanggameti Sumba, Menyimpan sejuta Flora dan Fauna

Taman Nasional Laiwangi Wanggameti Sumba, Menyimpan sejuta Flora & Fauna
Jika anda berkunjung ke Sumba Nusa Tenggara Timur (NTT), maka anda bisa berkunjung ke Taman Nasional Laiwangi Wanggameti Sumba yang merupakan tempat perlindungan berbagai macam flora dan fauna yang langka.

Taman nasional Lainwangi Wanggamati ini juga merupakan tempat tinggal dari 176 burung, 22 mamalia, 115 kupu – kupu, 29 reptil, dan juga 7 amfibi.

Di hutan ini para wisatawan bahkan bisa melihat beraneka ragam jenis satwa – satwa yang langka. Selain itu taman nasional ini juga menyimpan banyak peninggalan budaya.

Di kawasan taman nasional ini juga mempunyai kuburan purba dan diukir menggunakan beberapa fitur menarik misalnya saja pria, wanita, kerbau, dan juga kuda.

Selain itu anda juga akan menemukan rumah tradisional dari Sumba dan upaca untuk pemakaman tradisional Marapu.

Mengenal Laiwangi Wanggameti Sumba

Taman Nasional Laiwangi Wanggameti ialah tempat untuk melindungi flora dan fauna yang berada di Pulau Sumba Nusa Tenggara Timur. Berada di sisi selatan dari Pulau Sumba dan dengan jarak kurang lebih 100 km dari Waingapu.

Jika dilihat berdasarkan letak administrasi nya Taman Nasional ini berada di 3 area kecamatan, yakni pada Kecamatan Pinu Pahar, Kecamatan Tabundung, dan juga Kecamatan Paberiwai.

Taman Nasional ini ialah salah satu perwakilan dari beragam jenis hutan yang ada di Pulau Sumba, tak terkecuali juga jenis Hutan Elfin yang sangat jarang ada dan langka.

Serta ditambah dengan keanekaragaman yang nilainya cukup besar, apalagi yang ada di ketinggian sekitar 800 meter di permukaan laut. Sehingga taman nasional ini sangat menarik dikunjungi.

Taman nasional ini ialah sebuah kawasan konservasi yang dibangun pada tahun 1998 dan mempunyai keanekaragaman yang nilainya sangat tinggi.

Kawasan ini juga masih bagian dari integral lingkungan di sekitar dan juga mengusung prinsip keberlanjutan ekonomi, keberlanjutan ekologis, dan budaya yang berkelanjutan sosial. Komposisi pada kawasan taman nasional ini ialah sekitar 40 persen hutan hujan dan 60 persen stepa.

Jenis Flora Fauna yang Terdapat di Laiwangi Wanggameti Sumba

Taman Nasional Laiwangi Wanggameti merupakan sebuah kawasan hutan yang sangat kaya akan berbagai macam keanekaragaman hayati flora dan juga fauna.

Untuk jenis fauna liar di kawasan ini juga sudah diidentifikasi sekitar 215 spesies burung dan 8 diantaranya merupakan spesies yang endemik dari Sumba.

MIsalnya saja Juala Sumba, Gemak Sumba, Kakatua Jambul Jingga, Walik Rawamanu, Sesap Madu Sumba, Punggok Wengi, Sikatan Sumba, dan juga Punai Sumba.

Sedangkan kelompok untuk flora diantaranya ialah Kauru, Wangga, Jarik Omang, Hurani, Cendana, Lobung, Tera, Ijuwatu, Mara, Walakiri, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Bukan hanya itu saja, di taman nasional ini anda juga bisa menikmati destinasi wisata alam yang menarik dngan bentang alam sangat indah seperti misalnya air terjun Laputi, air terjun Khalatau, air terjun Tawui, dan juga wisata untuk melihat burung.

Potensi untuk budaya, baik di bagian dalam maupun bagian luar dari kawasan taman nasional ini ialah budaya batu megalitik yang merupakan makam unik dan juga khas dari Sumba dan tidak akan anda jumpai ditempat yang lainnya.

Kepercayaan masyarakat akan kekuatan alam Marapu dan juga adanya perhiasan yang khas Sumba yakni Mamoli yang terbuat dari emas dan digunakan untuk upacara adat.

Rute Menuju Laiwangi Wanggameti Sumba

Jika anda ingin pergi ke Taman Nasional Laiwangi Wanggameti Sumba maka anda bisa memakai beberapa sarana transportasi yang ada. Jika anda menggunakan pesawat terbang dari Kupang menuju Waingapu sekitar satu jam perjalanan.

Kemudian anda bisa naik dari Waingapu ke Watumbaka, Maujawa, Melolo, Kanagar dengan lewat jalur darat menggunakan transportasi roda empat kurang lebih selama dua jam lamanya dan sampai di taman nasional ini.

Anda bisa menggunakan tiga jalur untuk sampai pada taman nasional ini. Seperti menggunakan jalur udara dengan jarak tempuh kurang lebih satu setengah jam baik dari Kupang atau dari Denpasar.

Dengan jalur laut anda bisa menggunakan kapal feri dengan jarak tempuh sekitar 22 sampai 36 jam lamanya. Untuk menuju Taman Nasional Laiwangi Wanggameti Sumba dengan jalur darat hanya satu setengah jam.

Comments